5 Pasar Tradisional di Makassar, Pilihan Unik untuk Liburan Nyentrik

restoran enak di Makassar

Ingin mencoba aktivitas unik ketika Anda berlibur ke Makassar? Selain mencoba restoran enak di Makassar atau mengunjungi tempat-tempat wisata populer, tak ada salahnya jika Anda sesekali mencoba melakukan aktivitas yang lain dari biasanya, seperti ke pasar tradisional.

Yup! Dengan berkunjung ke pasar tradisional, Anda bisa melihat Makassar dari sudut pandang yang berbeda. Apalagi, Makassar punya beberapa pasar tradisional yang selalu ramai dan aktif, lho! Apa saja, ya?

1. Pasar Senggol

Berlokasi di Jalan Cenderawasih, nama resmi Pasar Senggol yang sebenarnya adalah Pasar Sambung Jawa. Sedangkan nama julukannya ini didapatkan karena kondisi pasar yang selalu ramai sehingga para pembeli dijamin akan saling bersenggolan.

Beda dari pasar pada umumnya yang buka dari pagi, Pasar Senggol justru beroperasi dari pukul 17.00 s/d 22.00 WITA. Di sini, produk yang didagangkan mayoritas produk kebutuhan tekstil (pakaian).

2. Pasar Kalimbu

Beda dengan Pasar Senggol, Pasar Kalimbu justru beroperasi jauh lebih pagi, tepatnya dari pukul 02.00 s/d 09.00 WITA. Namanya sendiri berasal dari kata “akkalimbu”, yaitu kata dari bahasa Makassar yang berarti “berselimut”.

Selain jam operasionalnya yang sangat pagi, keunikan Pasar Kalimbu yang lain adalah keberadaan pengrajin dandang yang sudah terkenal akan kualitasnya. Meskipun produksinya masih menggunakan metode tradisional, mutu barangnya tak kalah dengan dandang produksi pabrik.

3. Pasar Kampung Baru

Pasar yang satu ini berlokasi di dekat Benteng Rotterdam. Jadi, kalau Anda sedang berkunjung ke tempat wisata bersejarah tersebut, pastikan Anda juga mampir ke Pasar Kampung Baru, ya!

Di pasar ini, Anda bisa temukan berbagai bumbu masakan tradisional. Tak hanya bumbu masakan tradisional Makassar saja, tapi juga dari beberapa daerah lainnya, lho! Misalnya coto, pallu basa, pallu kaloa, hingga toppa lada (rendang khas Makassar).

4. Pasar Bacan

Kalau pasar yang satu ini masuk ke dalam kategori pasar darurat. Di sini, Anda bisa menyaksikan dinamika masyarakat multietnis karena Pasar Bacan ini adalah tempat kaum pribumi dan masyarakat keturunan Tionghoa saling berinteraksi dalam harmoni.

Oleh karena itu, tak heran jika Anda bisa temukan berbagai barang yang sulit ditemukan di pasar-pasar lainnya. Salah satunya kue tradisional Tionghoa serta berbagai makanan olahan dari babi.

5. Pasar Hobi

Seperti namanya, Pasar Hobi menjual berbagai barang yang menunjang hobi masyarakat. Tepatnya ialah hobi binatang peliharaan, terutama burung. Oleh karena itu, tak heran kalau para penggemar burung pasti rajin mengunjungi Pasar Hobi untuk mendapatkan berbagai keperluan.

Walaupun Anda tidak berniat membeli apa pun, Pasar Hobi tetap layak dikunjungi. Sebab, di sini Anda pasti bisa menikmati suasana yang lain serta mengamati dinamika masyarakat Makassar dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana, mampir ke pasar tradisional tentu bukan ide buruk untuk menghabiskan waktu berlibur di Makassar, kan?

Wisata