Keutamaan Bersabar Dalam Islam

Islam

“Sabar.” Dalam hidup, kita semua telah mendengar ungkapan ini berkali-kali. Apa pun situasi kehidupan, seorang manusia dituntut untuk tetap bersabar. Pertanyaan yang muncul di sini adalah apa sebenarnya kesabaran apabila dilihat dari sudut pandang Islam? Situasi seperti apa yang membutuhkannya? Dan, apa manfaatnya bagi kita? Kita akan coba mendefinisikan apa dan bagaimana sabar itu secara singkat. Mengutip dari Ibn Al Qayyim, secara sederhana kesabaran ialah sebagai berikut:

Sabar dalam Mematuhi perintah Allah dan menyembah-Nya

Ada kalanya kita sedang bersenda gurau dengan keluarga atau teman dan kita mendengar panggilan adzan untuk segera melaksanakan shalat. Dibutuhkan tekad dan konsistensi yang kuat dari kita untuk meninggalkan hal yang menyenangkan tadi dan langsung melaksanakan shalat. Dibutuhkan keberanian bagi seorang wanita untuk sedikit menutupi kecantikannya dengan hijab sementara wanita lainnya besolek berhias diri dan memamerkannya. Ada banyak contoh yang menguji dedikasi kita kepada Allah. Ini adalah ujian untuk menilai apakah kita cukup sabar untuk mematuhi perintah-Nya meskipun secara nafsu, hati kita menginginkan yang lain. “Dan orang yang sabar karena mengharap keridaan Tuhannya, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang itulah yang men-dapat tempat kesudahan (yang baik).” (Surat Ar-Ra’d: 22)

Sabar dalam menjaga diri dari dosa dan maksiat

Setan membuat dosa terlihat menarik dan mneggoda bagi kita. Mendapatkan penghasilan dari sumber haram lebih mudah daripada yang halal; memanjakan diri dengan maksiat terlihat menarik.. Tapi benarkah begitu? Allah tahu dan Dia mengetahui lebih baik dari siapapun. Apabila Dia memerintahkan kita untuk menghindari sesuatu, itu berarti memiliki manfaat dan kebaikan bagi kita. Dibutuhkan kesabaran dan iman untuk memahami kebijaksanaan-Nya.

Sabar dalam menerima takdir dan kesulitan tanpa mengeluh

Hidup adalah ujian dan setiap orang pernah melalui masa-masa sulit dalam hidup. Tidak ada manusia yang memiliki kehidupan yang mulus dan bebas dari masalah, karena masalah memang bagian dari kehidupan. Tetapi bagaimana kita memberikan reaksi terhadap masalah tersebutlah yang menentukan hasilnya. Hidup tidak akan selalu seperti keinginan kita karena itu di luar kontrol kita. Respon kita lah yang dapat kita kontrol. Kita bisa saja mengeluh dan menyalahkan takdir. Namun semuanya sudah ditetapkan dan dirancang sedemikian rupa dan pasti ada hikmah di belakangnya. Untuk itulah dibutuhkan kesabran dan keyakinan keyakinan bahwa saat-saat indah akan datang. Allah menyukai mereka yang tetap tenang dan sabar di saat-saat sulit dan Dia akan selalu bersama orang-orang yang sabar. Rasul Allah (P.B.U.H) berkata: “Keajaiban urusan orang beriman karena ada kebaikan baginya dalam segala hal dan ini tidak terjadi pada siapa pun kecuali orang beriman. Jika dia bahagia, maka dia bersyukur kepada Allah dan dengan demikian ada kebaikan untuknya, dan jika dia disakiti, maka dia menunjukkan kesabaran dan dengan demikian ada kebaikan untuknya. “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Surat Al-Baqarah: 153).

Edukasi
Tags: ,