Tips Menyimpan Bawang Bombay Sisa agar Tetap Segar

tips menyimpan bawang bombay

Saat memasak suatu hidangan, tak jarang bahan masakan yang kita gunakan masih tersisa sehingga membutuhkan tips dan trik khusus untuk menyimpannya. Ya, dalam beberapa resep, terkadang hanya dibutuhkan sebagian kecilnya saja. Misalnya pada penggunaan bahan masakan berjenis bawang-bawangan seperti bawang bombay.

Walau berfungsi untuk menambah aroma dan memperkuat cita rasa suatu hidangan, namun menggunakannya dalam takaran yang berlebihan juga akan merusak hidangan itu sendiri. Karena itulah, beberapa resep masakan biasanya tak menggunakan seluruh bagian bawang bombay, namun hanya setengahnya saja.

Bagaimana dengan sisanya? Setengah bagian bawang bombay yang telah diiris tentu masih bisa digunakan kembali untuk resep lainnya, asalkan disimpan dengan cara yang benar dan tak terlalu lama. Sayangnya, bila kulitnya sudah terkupas dan bagian dalam bawang bombay sudah terkena udara, kesegarannya tak bisa bertahan lama, meski disimpan di dalam kulkas sekalipun.

Hasilnya, bawang bombay akan menjadi kering dan kurang sedap untuk diolah kembali. Apalagi, bila tak disimpan dengan benar, sisa bawang bombay ini juga dapat menimbulkan bau kurang sedap pada kulkas.

Tips Menyimpan Bawang Bombay

Jadi, bagaimana tips menyimpan bawang bombay agar teksturnya tetap segar saat digunakan kembali?

Dilansir healthline, terdapat beberapa cara untuk menyimpan bawang bombay, tergantung bagaimana keadaannya, apakah sudah terkupas kulitnya , atau bahkan sudah dipotong-potong. Untuk bawang bombay yang bentuknya masih utuh namun kulitnya telah dikupas, sebaiknya disimpan di dalam kulkas agar tak terkontaminasi oleh bakteri.

Masukkan bawang bombay ke dalam wadah kedap udara dan simpan di dalam kulkas yang bersuhu 4 derajat Celsius atau lebih rendah. Bila tak memiliki wadah yang kedap udara, kamu juga bisa membalutnya dengan bungkus plastik. Usahakan balutan plastik tersebut benar-benar rapat agar daging bawang bombay tak terekspos langsung dengan udara di dalam kulkas.

Selain itu, bila tak disimpan dalam wadah, bawang bombay akan menyerap bau dari bahan makanan lain yang disimpan dalam kulkas. Dengan metode ini, sisa dari bawang bombay dapat bertahan selama 10 hingga 14 hari di dalam kulkas.

Lain halnya bila bawang bombay sudah berbentuk irisan dan potongan. Dengan metode penyimpanan yang sama, potongan bawang bombay tersebut dapat bertahan selama 10 hari di dalam kulkas.

Bila ingin menyimpannya dalam jangka waktu lebih lama, letakkan potongan bawang di dalam plastik atau wadah kedap udara, lalu taruh di dalam freezer. Bawang bombay beku tersebut dapat disimpan dan masih aman untuk dikonsumsi selama tiga hingga empat bulan setelahnya.

Kalau kamu, apa punya tips atau trik sendiri ketika menyimpan bawang? Untuk memperoleh bawang bombay, caranya sangat mudah, Anda bisa pesan bawang bombay secara online di tanihub.com dengan bantuan smartphone dan internet. Selain bawang bombay ada juga aneka buah, sayur, bumbu, telur & unggas, ikan, kebutuhan masak dan sembako di TaniHub.

Tak hanya lengkap dan berkualitas, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti mendapatkan layanan pengiriman yang cepat, layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, metode pembayaran yang beragam, promo – promo menarik serta layanan kepuasan pelanggan yang menjamin penggantian jika barang yang dipesan tidak sesuai. Saat ini TaniHub sudah dapat diakses di Jabodetabek, Bandung, Sumedang, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Pasuruan, Bali dan akan terus melebarkan layanannya tiap tahunnya.

Menarik bukan? Yuk belanja di TaniHub

Kesehatan